OMAD puasa intermiten
Satu Kali Makan Sehari - puasa 23 jam dengan jendela makan sekitar 1 jam.
23h
Puasa
1h
Jendela makan
Mulai timer OMAD
Tanpa aplikasi dan tanpa daftar. Timer terbuka di browser dan menyimpan riwayat di perangkat ini.
- Tanpa app
- Tanpa akun
- Bukan saran medis
Jadwal contoh
Jendela makan terbuka pada 5:00 PM
Mulailah makan pertama Anda hari itu.
Jendela makan ditutup pada 6:00 PM
Selesaikan makan terakhir Anda untuk hari itu.
Berpuasa hingga 5:00 PM keesokan harinya
Jendela puasa 23 jam dimulai.
Siapa yang cocok
- Faster berpengalaman yang telah beradaptasi dengan protokol seperti 20:4
- Orang yang lebih menyukai kesederhanaan makanan sehari-hari
- Mereka yang jadwal atau nafsu makannya secara alami sejalan dengan satu kali makan lebih besar
Pro dan kontra
Kelebihan
- Menyederhanakan perencanaan makan menjadi satu kali makan per hari
- Memberikan perpanjangan waktu puasa yang dihargai oleh beberapa praktisi
- Menghilangkan kebutuhan untuk merencanakan banyak makanan sepanjang hari
Kekurangan
- Memasukkan kebutuhan nutrisi sehari penuh ke dalam satu kali makan merupakan suatu tantangan
- Dapat menyebabkan kelaparan yang signifikan bagi banyak orang, terutama pada tahap awal adaptasi
- Sangat membatasi – membatasi makan bersama hanya satu kali sehari
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apa perbedaan antara OMAD dan 23:1?
- OMAD (Satu Kali Makan Sehari) dan 23:1 pada dasarnya menggambarkan pola makan yang sama — satu kali makan per hari dalam jangka waktu sekitar 1 jam. OMAD adalah nama sehari-hari; 23:1 adalah notasi makan yang dibatasi waktu teknis. Beberapa praktisi OMAD memperbolehkan jangka waktu yang sedikit lebih lama hingga 2 jam, sedangkan 23:1 menentukan tepat satu jam.
- Bagaimana biasanya praktisi OMAD memenuhi kebutuhan nutrisinya?
- Praktisi OMAD biasanya makan makanan dalam jumlah besar dan padat nutrisi yang memenuhi kebutuhan protein, lemak, karbohidrat, serat, dan mikronutrien sepanjang hari. Banyak yang menggunakan perencanaan makan yang cermat atau pelacakan kalori untuk memastikan satu kali makan selesai. Beberapa orang menganggap hal ini sulit untuk dicapai secara konsisten.
- Apakah OMAD cocok untuk semua orang?
- OMAD tidak dianjurkan bagi orang yang baru berpuasa, orang yang memiliki riwayat gangguan makan, orang yang sedang hamil atau menyusui, atau siapa pun yang sedang menjalani pengobatan yang memerlukan makanan. Ini adalah protokol tingkat lanjut yang harus dilakukan hanya setelah beradaptasi dengan periode puasa yang lebih pendek, dan dengan bimbingan dokter jika ada kondisi kesehatan.